SMS Dini Hari

By: Azimah Rahayu     Tit…tit…tit…tiiit! Tit…tit…tit…tiiit! Bunyi apa tuch? Telingaku samar menangkap bunyi bertit-tit. Weker? Rasanya tadi tidak kunyalakan alarmnya. Tit…tit…tit…tiiit! Tit…tit…tit…tiiit! Kok, bunyinya makin keras? HP! Hhh, siapa mengirim SMS malam-malam begini? Selintas pikiran membangunkan kesadaranku. Aku tergeragap bangun. Dengan mata memicing ke jam di dinding, tanganku menggapai ke atas bantal. Pukul 00.30.

Read More

Cita-Cita Ayah, Cita-Citaku …

By: R.E.Winarti   “Tetapi satu cita-cita ayah yang belum tercapai, yaitu melihat anak bungsu ayah berhasil seperti yang lainnya…” Kata-kata itu terus-menerus terngiang di telingaku   Juni’ 93 Ah … ini hari pertamaku menjadi siswi SMU. Baju putih abu plus kerudung putih ini sudah ku pakai sejak pukul lima pagi tadi. Memang semuanya sudah berubah,

Read More

Rembulan Separuh di Langit Palestina

By: Nurul Maulidah   7 Muharam 1420 H Angin dingin Menusuk tulang. Membekukan Gaza dengan segala kegalauan. Gerimis turun menyapa keheningan. Mengencerkan ceceran darah, di sepanjang jalan. Mengusir asap kepedihan yang mengepul, dari bangunan yang telah menjadi puing. Kupandangi lagi ukhti di hadapanku. Wajah cantiknya menyembul dari balik jendela yang setengah rusak. Ia tampak lusuh.

Read More

Grunge

By: Iwan   Suara musik berdentum dari dalam kamar. Avril Lavigne sedang tarik vokal dari CD player merk Sony. Sebelumnya SUM 41 keluar dengan hingar bingar. Mungkin sekarang lagi istirahat minum kopi susu (warteeeg kali). Sementara itu sang pemilik kamar, seorang anak laki-laki kurus, yang sedang duduk didepan salon lumayan gede asyik berhead banging mengikuti

Read More

Opera SMU

By: Ria Fariana   Masa remaja adalah masa pencarian jati diri, kata banyak orang sih. Minimal itu pula yang dikatakan guru PPL di sekolahku. Tahu guru PPL kan? Itu lho, sekelompok mahasiswa yang kuliah di keguruan dan mengajar beberapa bulan di sekolah tertentu untuk praktik. Aku sih bodo amat, aku merasa jati diriku udah mantap

Read More

Lebaran di Kampung Koko

By: O. Solihin   Ogi menunggu anteng di sebuah halte. Di depannya ada tas punggung yang penuh muatan pakaian dan seabrek makanan kecil. Ia mengamati setiap angkot yang berhenti di halte itu. Kali aja orang yang ditunggu datang. Yup, Ogi lagi menunggu Koko dan Jamil. Ceritanya, Ogi mau nyobain gimana sih rasanya lebaran di kampungnya

Read More

Kabut Kian Menipis

By: Widya Hartanti   Aisyah bergegas mengenakan kerudungnya kembali. Wajahnya masih basah dengan air wudhu yang baru diambilnya untuk shalat Isya. Gerak langkahnya yang cekatan menimbulkan suara yang berderak-derak di rumah panggungnya. Ia memakai mukena dan memenuhi seruan bilal dari masjid yang terletak beberapa ratus meter dari rumahnya. Fauzan menghampiri ibunya yang masih asyik memarut

Read More

Tentara-Tentara Allah

By: A. Nurullah al-Banjari   “Kepung dari arah selatan yaa Bislan!!!” teriak Mughits. AK 47-nya bergetar menghujani tentara-tentara Rusia yang sudah terkepung itu. Mereka terkejut dan kacau-balau di jalan raya antara kota Serzhen Yurt dan Vedeno. “Awas yaa Rojih…!!” Mughits mendorong Rojih ke sebelah kanan ketika berondongan peluru Rusia mengarah kepadanya. Tak ayal lagi tubuh

Read More