Secangkir Senja Untuk Sore #6

By: Noviani Gendaga   Arial terbangun. Tubuhnya dingin, seolah ia baru keluar dari kulkas. Ia masih gemetaran. Buru-buru ia mencari handphone-nya, lalu mengubrak-abrik kontaknya. Jempolnya memijit keypadnya dengan gemetar. Arial menekan tombol 6 satu kali. Membuat huruf ‘M’ tercetak di atas layar, menyajikan semua kontak dengan semua huruf awal yang pria itu maksud. Madi, Mae,

Read More

Balada Upik Abu dan Betty La Fea

By: Nafiisah FB   Hari Minggu itu Betty La Fea sedang menonton televisi. Seorang diri dia menikmati tiap detik kebersamaannya dengan kotak ajaib itu. Tidak ada suara-suara bisik-bisik berisik Patricia and The Rumpi Genk. Tidak terdengar celotehan Christina yang bisa berpanjang melebihi jarak lokomotif dengan ujung gerbong kereta dan berlebar menyaingi stadion sepakbola. Sepi …

Read More

Miss Environment

By: Wita Dahlia Wajah gadis di balik kerudung hijau itu menegang. Bibirnya mengatup rapat. Matanya yang indah, membelalak, menatap tajam pria separuh baya yang melenggang satu meter di hadapannya. Jari jempol dan telunjuknya mengapit erat sebuah puntung rokok yang baru saja mati. Setengah berlari ia menyusul pria itu. Jilbabnya yang terulur hingga mata kaki tak

Read More

Episode Luka

By: Wita Dahlia   “Budhe! Budhe Romlah!” Kamirah, tetangga sebelah kanan rumah Bu Romlah itu berteriak bagai kesetanan. Tubuhnya gemetar dan wajahnya pias. Tergopoh Bu Romlah menyambut tetangganya itu. “Ada apa tho Rah? Kenapa kamu seperti kesurupan begitu?” Bu Romlah menatap Kamirah dengan tatapan heran. Kamirah, wanita berusia 31 tahun itu, membalas tatapan Bu Romlah

Read More

Vonis Mati

By: Farid Ab   Di jalan setapak menuju rumahku ini, aku melangkah pelan dan gontai. Tatapanku kosong. Tak ada aura kehidupan di sana. Begitu redup dan sayu. Bunga-bunga bahagia yang seminggu lalu sempat bermekaran di hatiku, kini layu dan berguguran dengan begitu cepatnya. Sekering rerumputan yang kuinjak. Semerana pepohonan jati tak berdaun di kiri kanan

Read More

Secangkir Senja Untuk Sore #5

By: Noviani Gendaga   Tiga bulan berlalu begitu saja. Meninggalkan jejak-jejak telapak kaki di padang pasir, Kairo. Terik membakar siapa saja yang tinggal di dalamnya. Kairo rasanya semakin panas dari tahun ke tahun. Namun kenangan indah di negeri Al-Azhar ini, seolah merekat tak mau pergi. Arial sudah menyandang Master of Al-Qur’an dengan predikat mumtaz. Kini

Read More

Kosmetik Sang Teroris

By: Hawari   Kisah ini mengambil latar tempat di sebuah negeri dongeng. Negeri yang indah, eksotis, penuh dengan lanskap yang mengagumkan, memiliki iklim yang hangat sepanjang tahun. Negeri ini selalu dibincangkan oleh negara-negara lain dengan penuh kedengkian, bahkan beberapa bahkan berusaha memperebutkannya. Penduduk negeri ini pun terkenl sopan, berbudi luhur, dan suka menolong. Tidak pernah

Read More

Pupusnya Rasa Cinta

By: Noviani Gendaga Adrian tersenyum sambil menggigit tutup pulpen. Ia dibuat salting dengan isi pikirannya. Seorang ukhti, mahasiswa baru Undap (Universitas Dapur), telah memikat hatinya. Memang sih, tu ukhti udah cukup lama juga pindah ke kampusnya. Sekitar, 3 bulan yang lalu. Kebetulan, ukhti dengan kacamata bergagang hitam itu, satu jurusan + satu kelas sama Adrian.

Read More