Secangkir Senja Untuk Sore #4

By: Noviani Gendaga   Sudah tengah malam. Arial masih terjaga. Efek obat tidurnya sepertinya hampir habis. Arial menyeret tiang air impusannya mengikuti tubuhnya berjalan. Tak banyak yang bisa ia kerjakan di dalam ruangan rumah sakit negeri ini. Sedang, Dzaki tengah terlelap di sofa yang terletak beberapa centi di depan ranjang pasien. Arial menatap ke luar

Read More

Salah Sangka

By: Fathimah NJL   Pulang sekolah, Vera, Reva dan Fira tidak naik jemputan. Bunda dan Ayah berjanji akan menjemput di taman sekolah. Kata Bunda, karena mulai besok liburan semester, Bunda akan mengajak Vera, Reva dan Fira ke rumah nenek Azizah. Nenek Azizah adalah ibu dari Bunda Rahma. “Vera! Fira! Di sini!” terdengar suara dari gerbang

Read More

Gersangnya Jiwa Neo

By: Farid Ab Tengah hari kala itu, bagi sebagian besar orang, adalah saat-saat paling tidak menyenangkan untuk keluar rumah. Panas hari itu terasa mau membakar ubun-ubun. Suasana hari itu juga terasa gersang. Debu-debu beterbangan, diterbangkan oleh angin musim kemarau yang juga membawa hawa panas. Melihat dan merasakan semua itu, orang-orang tentu memilih untuk tidak keluar

Read More

Kepingan Puzzle

By: O. Solihin   “Sebagai anak baru, kamu seharusnya tahu diri. Jangan belagu. Jangan narsis. Jangan cari perhatian. Jangan sok pinter!” ancam Anggi dengan nada ketus. Anak baru itu hanya diam. Menatap mata Anggi, lalu menunduk lagi. Sesekali ia memainkan jemari tangannya. Dibetulkannya letak kerudungnya agar ujung rambutnya tidak terlihat. Anak ini cukup manis. Dengan

Read More

Selarik Misteri Di Pondok Kayu

By: Eryani Widyastuti  Uir-uir-uir-uir-uir-uir…… Kriiikk….kriiik…kriiiik….. Uir-uir-uir-uir-uir-uir…… Kriiikk….kriiik…kriiiik….. Aku selalu mendengar orkestra serangga setiap malam dari rumah ini. Rumah mungil yang aku sebut dengan pondok kayu. Dibangun menggunakan bahan kayu-kayu hutan pilihan; hampir seluruh bagian rumah dan perabotnya terbuat dari kayu, kecuali beberapa hal seperti kaca jendela, pengunci pintu, dan kamar mandi. Selain karena keunikan bangunannya,

Read More

Pram!

By: O. Solihin   “Ba’da salam dan tahmid. Sahabat, kutulis e-mail ini sengaja untukmu seorang. Tentang kita, tentang harapan kita, tentang semua cita-cita dan doa-doa kita. Kita memang pernah membayangkan bahwa kita akan berpisah jarak. Kita pernah meramalkan bahwa kita akan mengalami masa-masa sulit dari perjuangan dakwah kita. Kita sudah ikat janji setia kita bahwa

Read More

Surat Terakhir dari Ancone

By: Ria Fariana   Dear Friend, Bagaimana kabarmu beserta keluarga, keponakan-keponakanmu yang lucu, dan teman-temanmu dalam Islam? Aku harap mereka semua baik-baik saja. Dan bagaimana pula dengan ujian akhirmu? Sebagaimana yang kau tulis di suratmu yang lalu tentang perasaan sedihmu akan meninggalkan masa-masa di Senior High yang penuh keakraban terutama dengan siswa-siswa baru yang mulai

Read More

Koreanesia

By: Eryani Widyastuti   Percayakah kamu, jika hidup ini seperti sebuah jaring laba-laba? Manusia saling terhubung satu sama lain melalui relasi-relasi yang tak terduga. Kita tidak hanya terhubung dengan manusia-manusia yang kita kenal, tumbuh di lingkungan yang sama, atau berada di negara yang sama saja. Tetapi, kita juga terhubung dengan mereka yang terpisah daratan, lautan,

Read More