Beras Menangis

By: Aisyah Annaqiy   Liburan pada tahun 2002, tepat sebelum beranjak ke akhir masa SMA, aku pergi berlibur ke rumah saudaraku. Rumah bulik1-ku ini di salah satu kampung di Kandangan, Kediri. Udara khas desa lengkap dengan gelapnya malam ditemani lampu petromak menjadi temanku malam itu. Hingga keesokan harinya, kutemukan sesuatu yang berharga, Nek Karti dan

Read More

Rahasia Sebuah Pantangan

By: Wita Dahlia   Bagi Pak Mahmud, melanggar pantangan artinya sama saja melakukan perbuatan memalukan. Perbuatan yang akan menjadi aib bagi diri dan keluarga. Dan Pak Mahmud sangat tidak menginginkan hal itu terjadi. Maka sudah menjadi suatu keharusan, ia dan keturunan laki-laki di keluarganya harus menjaga tradisi ini. Tak heran jika kemudian menjelang pernikahan, ketiga

Read More

Arti Kehilangan

By: Farid Ab   Tengah hari di penghujung tahun 2004, langit Serambi Mekah nampak murung berselimut mendung. Nuansanya menyerupai pagi hari, ketika matahari hampir menampakkan batang hidungnya. Sesekali terdengar gelegar suara guntur yang menggema di seantero kota. Baru saja memang turun hujan lebat. Kini, curahan lebat air langit tergantikan dengan gerimis tipis bak tepung yang

Read More

Secangkir Senja Untuk Sore #6

By: Noviani Gendaga   Arial terbangun. Tubuhnya dingin, seolah ia baru keluar dari kulkas. Ia masih gemetaran. Buru-buru ia mencari handphone-nya, lalu mengubrak-abrik kontaknya. Jempolnya memijit keypadnya dengan gemetar. Arial menekan tombol 6 satu kali. Membuat huruf ‘M’ tercetak di atas layar, menyajikan semua kontak dengan semua huruf awal yang pria itu maksud. Madi, Mae,

Read More

Episode Luka

By: Wita Dahlia   “Budhe! Budhe Romlah!” Kamirah, tetangga sebelah kanan rumah Bu Romlah itu berteriak bagai kesetanan. Tubuhnya gemetar dan wajahnya pias. Tergopoh Bu Romlah menyambut tetangganya itu. “Ada apa tho Rah? Kenapa kamu seperti kesurupan begitu?” Bu Romlah menatap Kamirah dengan tatapan heran. Kamirah, wanita berusia 31 tahun itu, membalas tatapan Bu Romlah

Read More

Vonis Mati

By: Farid Ab   Di jalan setapak menuju rumahku ini, aku melangkah pelan dan gontai. Tatapanku kosong. Tak ada aura kehidupan di sana. Begitu redup dan sayu. Bunga-bunga bahagia yang seminggu lalu sempat bermekaran di hatiku, kini layu dan berguguran dengan begitu cepatnya. Sekering rerumputan yang kuinjak. Semerana pepohonan jati tak berdaun di kiri kanan

Read More

Secangkir Senja Untuk Sore #5

By: Noviani Gendaga   Tiga bulan berlalu begitu saja. Meninggalkan jejak-jejak telapak kaki di padang pasir, Kairo. Terik membakar siapa saja yang tinggal di dalamnya. Kairo rasanya semakin panas dari tahun ke tahun. Namun kenangan indah di negeri Al-Azhar ini, seolah merekat tak mau pergi. Arial sudah menyandang Master of Al-Qur’an dengan predikat mumtaz. Kini

Read More

Twin Connection

By: Wita Dahlia Brak!! “Ya Tuhan, kau gila Areta! Kau sudah gila!” jeritku. Tanganku meremas gagang pintu. Aku masih berharap mataku salah menyampaikan pesan gambar yang ditransfer oleh otakku. Namun meski aku berkedip berkali-kali, Areta tetap di sana, dengan pakaian putih anehnya, membeku di tempatnya. Dalam sepersekian detik, kami saling menatap. Lalu kesadaran itu membuncah.

Read More