Nasi Putih Beraroma Pandan

By: Eryani Widyastuti Sebakul nasi putih beraroma daun pandan selalu terhidang di meja makan saat sarapan, makan siang, dan makan malam. Baunya terbawa kepul asap yang menguar-uar, menyebar ke seluruh penjuru rumah. Hangat, harum, dan nyaman. Perasaan itulah yang selalu muncul ketika aku mencium aroma seperti ini. Perasaan yang mengingatkan aku pada kehangatan seorang ibu.

Read More

Balada Upik Abu dan Betty La Fea

By: Nafiisah FB   Hari Minggu itu Betty La Fea sedang menonton televisi. Seorang diri dia menikmati tiap detik kebersamaannya dengan kotak ajaib itu. Tidak ada suara-suara bisik-bisik berisik Patricia and The Rumpi Genk. Tidak terdengar celotehan Christina yang bisa berpanjang melebihi jarak lokomotif dengan ujung gerbong kereta dan berlebar menyaingi stadion sepakbola. Sepi …

Read More

Miss Environment

By: Wita Dahlia Wajah gadis di balik kerudung hijau itu menegang. Bibirnya mengatup rapat. Matanya yang indah, membelalak, menatap tajam pria separuh baya yang melenggang satu meter di hadapannya. Jari jempol dan telunjuknya mengapit erat sebuah puntung rokok yang baru saja mati. Setengah berlari ia menyusul pria itu. Jilbabnya yang terulur hingga mata kaki tak

Read More

Pupusnya Rasa Cinta

By: Noviani Gendaga Adrian tersenyum sambil menggigit tutup pulpen. Ia dibuat salting dengan isi pikirannya. Seorang ukhti, mahasiswa baru Undap (Universitas Dapur), telah memikat hatinya. Memang sih, tu ukhti udah cukup lama juga pindah ke kampusnya. Sekitar, 3 bulan yang lalu. Kebetulan, ukhti dengan kacamata bergagang hitam itu, satu jurusan + satu kelas sama Adrian.

Read More

Surat Terakhir

By: Farid Ab   “Titiiit! Pos!” Suara tukang pos itu membuyarkan lamunanku. Seketika suara itu berubah menjadi getar-getar tenaga yang mengalir dari telinga tuaku menuju ke seluruh tubuh. Memberikan tenaga baru di tubuhku yang sudah sekian lama tergolek lemah dikerubungi penyakit. Aku pun bergerak cepat menuju ke depan rumah. Namun, begitu aku sampai di beranda

Read More

Secangkir Senja Untuk Sore #4

By: Noviani Gendaga   Sudah tengah malam. Arial masih terjaga. Efek obat tidurnya sepertinya hampir habis. Arial menyeret tiang air impusannya mengikuti tubuhnya berjalan. Tak banyak yang bisa ia kerjakan di dalam ruangan rumah sakit negeri ini. Sedang, Dzaki tengah terlelap di sofa yang terletak beberapa centi di depan ranjang pasien. Arial menatap ke luar

Read More

Gersangnya Jiwa Neo

By: Farid Ab Tengah hari kala itu, bagi sebagian besar orang, adalah saat-saat paling tidak menyenangkan untuk keluar rumah. Panas hari itu terasa mau membakar ubun-ubun. Suasana hari itu juga terasa gersang. Debu-debu beterbangan, diterbangkan oleh angin musim kemarau yang juga membawa hawa panas. Melihat dan merasakan semua itu, orang-orang tentu memilih untuk tidak keluar

Read More

Kepingan Puzzle

By: O. Solihin   “Sebagai anak baru, kamu seharusnya tahu diri. Jangan belagu. Jangan narsis. Jangan cari perhatian. Jangan sok pinter!” ancam Anggi dengan nada ketus. Anak baru itu hanya diam. Menatap mata Anggi, lalu menunduk lagi. Sesekali ia memainkan jemari tangannya. Dibetulkannya letak kerudungnya agar ujung rambutnya tidak terlihat. Anak ini cukup manis. Dengan

Read More