Vonis Mati

By: Farid Ab   Di jalan setapak menuju rumahku ini, aku melangkah pelan dan gontai. Tatapanku kosong. Tak ada aura kehidupan di sana. Begitu redup dan sayu. Bunga-bunga bahagia yang seminggu lalu sempat bermekaran di hatiku, kini layu dan berguguran dengan begitu cepatnya. Sekering rerumputan yang kuinjak. Semerana pepohonan jati tak berdaun di kiri kanan

Read More