By: RedRevolver Namaku Senja Adi Prawira. Di kampung, orang-orang lebih suka memanggilku Adi. Simpel, pendek, gampang diteriakkan kalau aku lagi main bola di lapangan. Tapi di komunitas fotografi, beb...
by: RedRevolver Di sudut lapangan sekolah, Vany terlihat sibuk mengetik di ponselnya. Jarinya bergerak cepat, seperti sedang balapan dengan angin. Ekspresinya serius, seolah ada hal genting yang harus...
By: RedRevolver Siska memandangi layar ponselnya dengan senyum lebar. Ia baru saja mengunggah foto dirinya bersama Dimas, pacar barunya, dengan caption super cheesy: “Kalau ada kamu, dunia terasa leng...
By: willyaaziza Pagi masih gelap. Baru saja azan selesai berkumandang. Ada santri akhwat sudah membuka pintu kamarnya, tapi aku malas untuk masuk. Karena kebetulan kakak-kakak kucingku sudah bangun se...
18 Letak Keadilan Sang Maha Adil Suatu malam, ketika hanya aku dan Mak e bercengkerama bersama di teras rumah, sedangkan Ayah balik ke tempat kerjanya—dugaku—dengan perasaan dilema sekaligus bersalah,...
17 Andai Kami Jadi Kaya Hari ini adalah hari pertama Mak e pergi bekerja. Segala puji bagi-Nya, ramadhan telah terlewati dengan berhasil, meninggalkan kerinduan dalam sendu. Berharap, sangat berharap ...
16 Keberkahan Bulan Ramadhan Aku sangat menikmati bulan puasa yang berkah ini. Entah mengapa rasanya tenang. Dan berita baiknya, aku berhasil mewujudkan rencana: menahan kenakalan selama ramadhan. Ya,...
15 Kebohonganku di Bulan Puasa Mak Cik Tini bungkam seribu bahasa. Tak ada lagi yang bisa dia gosipkan pasal aku. Aku merasa menang. Ya, kemenangan yang nyata. Baguslah kalau demikian adanya. Sebab se...





