Penyesalan

By: Novia Handayani Kepergian sang kekasih membuat Ningrum menjadi seorang gadis yang pendiam dan selalu menutupi dirinya dari orang lain. Bahkan, ia selalu menangis saat mengenang masa-masa indahnya itu bersama kekasihnya. Dito, yang tidak lain adalah kekasih Ningrum meninggal dunia karena kecelakaan. Pada saat itu, Dito ingin meminang gadis pujaan hatinya itu, tapi Allah Swt.

Read More

Nasi Putih Beraroma Pandan

By: Eryani Widyastuti Sebakul nasi putih beraroma daun pandan selalu terhidang di meja makan saat sarapan, makan siang, dan makan malam. Baunya terbawa kepul asap yang menguar-uar, menyebar ke seluruh penjuru rumah. Hangat, harum, dan nyaman. Perasaan itulah yang selalu muncul ketika aku mencium aroma seperti ini. Perasaan yang mengingatkan aku pada kehangatan seorang ibu.

Read More

Balada Upik Abu dan Betty La Fea

By: Nafiisah FB   Hari Minggu itu Betty La Fea sedang menonton televisi. Seorang diri dia menikmati tiap detik kebersamaannya dengan kotak ajaib itu. Tidak ada suara-suara bisik-bisik berisik Patricia and The Rumpi Genk. Tidak terdengar celotehan Christina yang bisa berpanjang melebihi jarak lokomotif dengan ujung gerbong kereta dan berlebar menyaingi stadion sepakbola. Sepi …

Read More

Miss Environment

By: Wita Dahlia Wajah gadis di balik kerudung hijau itu menegang. Bibirnya mengatup rapat. Matanya yang indah, membelalak, menatap tajam pria separuh baya yang melenggang satu meter di hadapannya. Jari jempol dan telunjuknya mengapit erat sebuah puntung rokok yang baru saja mati. Setengah berlari ia menyusul pria itu. Jilbabnya yang terulur hingga mata kaki tak

Read More

Kosmetik Sang Teroris

By: Hawari   Kisah ini mengambil latar tempat di sebuah negeri dongeng. Negeri yang indah, eksotis, penuh dengan lanskap yang mengagumkan, memiliki iklim yang hangat sepanjang tahun. Negeri ini selalu dibincangkan oleh negara-negara lain dengan penuh kedengkian, bahkan beberapa bahkan berusaha memperebutkannya. Penduduk negeri ini pun terkenl sopan, berbudi luhur, dan suka menolong. Tidak pernah

Read More

Pupusnya Rasa Cinta

By: Noviani Gendaga Adrian tersenyum sambil menggigit tutup pulpen. Ia dibuat salting dengan isi pikirannya. Seorang ukhti, mahasiswa baru Undap (Universitas Dapur), telah memikat hatinya. Memang sih, tu ukhti udah cukup lama juga pindah ke kampusnya. Sekitar, 3 bulan yang lalu. Kebetulan, ukhti dengan kacamata bergagang hitam itu, satu jurusan + satu kelas sama Adrian.

Read More

Gersangnya Jiwa Neo

By: Farid Ab Tengah hari kala itu, bagi sebagian besar orang, adalah saat-saat paling tidak menyenangkan untuk keluar rumah. Panas hari itu terasa mau membakar ubun-ubun. Suasana hari itu juga terasa gersang. Debu-debu beterbangan, diterbangkan oleh angin musim kemarau yang juga membawa hawa panas. Melihat dan merasakan semua itu, orang-orang tentu memilih untuk tidak keluar

Read More

Dela

Cerpen Remaja Mayaki “Saudara sebagai seorang ketua sangat tidak bertanggung jawab! Ketika semua bekerja keras, Anda malah tidak datang dengan alasan ketiduran! Ketua macam apa itu!” Dia berkata dengan keringat yang menetes dan muka merah sambil menunjukkan jarinya kepadaku. Entah bagaimana ekspresi wajahku waktu itu, yang kurasakan hanyalah cengkeraman tangan Adi di bahuku. “Kami bukannya

Read More