By: Wita Dahlia Bagi Pak Mahmud, melanggar pantangan artinya sama saja melakukan perbuatan memalukan. Perbuatan yang akan menjadi aib bagi diri dan keluarga. Dan Pak Mahmud sangat tidak menging...
By: Farid Ab Tengah hari di penghujung tahun 2004, langit Serambi Mekah nampak murung berselimut mendung. Nuansanya menyerupai pagi hari, ketika matahari hampir menampakkan batang hidungnya. Se...
By: Noviani Gendaga Arial terbangun. Tubuhnya dingin, seolah ia baru keluar dari kulkas. Ia masih gemetaran. Buru-buru ia mencari handphone-nya, lalu mengubrak-abrik kontaknya. Jempolnya memiji...
By: Nafiisah FB Hari Minggu itu Betty La Fea sedang menonton televisi. Seorang diri dia menikmati tiap detik kebersamaannya dengan kotak ajaib itu. Tidak ada suara-suara bisik-bisik berisik Pat...
By: Wita Dahlia Wajah gadis di balik kerudung hijau itu menegang. Bibirnya mengatup rapat. Matanya yang indah, membelalak, menatap tajam pria separuh baya yang melenggang satu meter di hadapannya. Jar...
By: Wita Dahlia “Budhe! Budhe Romlah!” Kamirah, tetangga sebelah kanan rumah Bu Romlah itu berteriak bagai kesetanan. Tubuhnya gemetar dan wajahnya pias. Tergopoh Bu Romlah menyambut tetanggany...
By: Farid Ab Di jalan setapak menuju rumahku ini, aku melangkah pelan dan gontai. Tatapanku kosong. Tak ada aura kehidupan di sana. Begitu redup dan sayu. Bunga-bunga bahagia yang seminggu lalu...
By: Noviani Gendaga Tiga bulan berlalu begitu saja. Meninggalkan jejak-jejak telapak kaki di padang pasir, Kairo. Terik membakar siapa saja yang tinggal di dalamnya. Kairo rasanya semakin panas...










