Tagged: nur aminah natasyah

0

Kasawari (9)

9 Kak Ayuk: Manusia Bertangan Bling-Bling Kabar bahagia dari Cak Har menghebohkan warga kampung. Akhirnya Kak Ayuk mengandung anak pertama. Aku yang mendengar kabar itu, membentukkan huruf  O di bibir. Kak Ayuk memang galak...

0

Kasawari (8)

8 Cak Har: Apa Itu Cinta? Selepas projek pembangunan rumah itu kelar, Cak Har mengajakku ke sebuah kedai sepeda. Dia membelikan sepeda untukku. Sepeda beroda empat, berwarna biru, dan bukan main elegannya. Itu adalah...

0

Kasawari (7)

7 Wanita Kuli Kedua di Dunia Setiap Ayah pulang dari kerja, ekspresi wajahnya selalu gembira, memanggil-manggilku dari daun pintu. Samasekali tak pernah kutemukan ia pulang dengan keadaan lelah apalagi sedih. Aku jadi semakin mengagumi...

0

Kasawari (6)

6 Lintah Family Di sini aku punya dua teman sebaya berdarah Burma. Namanya adalah Haikal dan Fatin. Kami selalu bermain bersama, bermain boneka. Karena tidak ada lagi anak laki-laki selain Haikal, jadi dia ikut bersama...

0

Kasawari (5)

5 Kampung Kecil Kasawari Tibalah kami di rumah Mak e dan Ayah. Aku melihat sekelilingku. Rasanya aneh. Ini seperti kampung, tapi bukan kampung. Daerah yang terpencil dengan rumput-rumput tinggi menjulang melingkari rumah-rumah kayu. Kata...

0

Kasawari (4)

4 Anak Bungsu Aku dibangunkan oleh Man Rul. “Wes totok.”1 Aku mengucek-ucek mataku. Membuntuti Man Rul yang menuju ke pintu keluar. Aku melihat sekeliling. Masih malam. Man Rul dan aku menunggu di parkiran. Entah...

0

Kasawari (3)

3 Pesawat Kabar mengejutkan dari Neng membangunkanku dari lelap. “Neng pek reng Malaysia? Terus aku mbek sopo?”1 “Igak. Sampean gisek, Min. Maringono gek Neng. Sampean budal karo Man Rul engko.”2 Man Rul? Siapa? Aku...

0

Kasawari (2)

2 Kacamata Terlarang Kejadian kemarin sempurna berhasil membuat punggungku dihiasi dengan garis-garis merah. Tidak apalah. Aku jadi tidak masuk angin. “Wingi koen digepuk’i mane ambek nengmu,1 Min?” Tanya Mbak Na. Tetangga sebelah rumahku. Tentu saja...